Setelah lebih dari 2 tahun akhirnya sebentar lagi aku akan kembali ke rumahku. Rumah yang selalu aku rindukan dan tempat dimana aku selalu ingin pulang. Pulang untuk kembali. Hanya sesaat, setidaknya aku akan ada waktu untuk kembali merenungkan segala yang ingin dan telah aku lakukan. Waktu untuk aku bisa berbagi dengan orang-orang yang aku cintai dan sayangi. Waktu untuk aku bisa menghabiskan waktu dengan segala rutinitas rumah dan kampungku yang selalu indah untuk diingat, kesibukan desa miskin dengan segala tetekbengeknya. Aku rindu dengan pematang-pematang sawah yang selalu indah untuk dinikmati. Begitu juga dengan udara segar yang sudah tak bisa aku temukan dipulau kecil ini. Aku rindu…rindu semuanya.
Hal yang paling aku rindukan adalah saat aku menghabiskan waktu didapur bersama ibu dan nenekku. Disana tempat kami menghabiskan waktu dipagi hari sebelum dimulainya segala rutinitas hari itu. Menghabiskan waktu dengan bercerita dan bertukar tentang banyak hal. Petuah, nasehat dan pengalaman hidup yang selalu mereka ceritakan dan meskipun sedikit atau banyak telah menjadi sebuah inspirasi untuk kehidupanku saat ini dan yang akan datang. Dua wanita hebat yang selalu aku kagumi dengan segala perjuangan dan pengalaman hidup untuk menjadikan anak dan cucu mereka jauh lebih baik dari kehidupan mereka sendiri.
Aku rindu, saat aku tidur dipelukan ibuku. Rindu saat aku bisa menceritakan semua beban yang aku rasakan. Segala perasaan yang ada, entah itu senang atau sedih. Aku rindu untuk melepaskan semua beban yang aku rasakan selama ini. Beban yang berusaha aku tanggung dan pikul dua tahun belakangan ini tanpa ada seorangpun tempat aku bisa meluapkan semuanya selain dengannya.
Aku juga ingin bertemu dengan seorang bocah yang telah menjadi salah satu dari sekian banyak alasanku untuk pulang. Bocah yang aku ingin dia menjadi jauh lebih hebat dari aku. Bocah yang aku ingin dia bisa mencapai semua cita-citanya dengan kecerdasan otaknya. Bocah yang saat ini ada dalam asuhanku.
Aku ingin mendengar apa saja yang telah dia lakukan selama setahun ini. Aku ingin tahu prestasi apa saja yang telah dia ukir seperti janjinya. Aku ingin menjadi seseorang yang bangga dengannya selain kedua orang tuanya.
Aku akan segera pulang, tak lama… tapi aku ingin menjadikan kepulanganku saat ini menjadi sesuatu yang bermakna dan akan menjadi pengalan cerita dalam bingkai hidupku.






berjuanglah sahabatku…doaku selalu menyertaimu
By: Achmad Muit on January 7, 2012
at 1:39 am
terimakasih teman……………
By: Tun Sriana on January 12, 2012
at 5:44 am